Menurut pengakuan paidi saat pergi mencari belalang di hutan anggota polisi hutan bernama kristanto menuduhnya mencuri kayu dan tiba-tiba menembaknya dari jarak dua meter karena ketakutan paidi melarikan diri dengan menahan rasa sakit di kakinya.

Mendapati paidi luka-luka anggota keluarga dan tetangganya melapor ke polisi dan kemudian membawanya ke rumah sakit.

Sedangkan kristanto anggota polhut yang menembaknya akhirnya diamankan aparat polres nganjuk beserta barang bukti senjata jenis pm1-a1dengan 12 peluru.

Kepada polisi kristanto mengaku dirinya menembak paidi karena di saat bersamaan terjadi pengejaran terhadap 4 orang pencuri kayu kristanto juga mengakui dirinya telah melakukan ke-lalai-an karena tanpa memberi tembakan peringatan.

Kepala satuan reserse dan kriminal polres nganjuk ajun komisaris bambang sutikno menyatakan tindakan kristanto dilakukan tanpa sengaja namun kristanto tetap dijerat dengan pasal 360 k-u-h-p karena dianggap lalai menggunakan senjata api dan mengakibatkan orang lain luka.

Dua pelajar smu di nganjuk jawa timur ditangkap satuan reskrim polres nganjuk karena kedapatan mencuri dua sepeda motor milik temannya sendiri di sekolah. Polisi sempat kesulitan mengungkap komplotan ini karena keduanya tidak menunjukkan gelagat sebagai pencuri.

Dua pelajar smk muhammadiyah nganjuk masing-masing irfan junaidi warga desa cermai grogol kediri dan frengky zakaria warga nglaba loceret terlihat malu ketika diminta menunjukkan barang bukti dua sepeda motor hasil jarahannya keduanya terus menutupi wajah mereka dengan tangan.

Kepada petugas polisi dua pelajar nakal ini mengakui telah mencuri dua buah sepeda motor masing-masing suzuki shogun milik eko budi dan milik santoso yang masih milik temannya aksi ini dilakukan saat jam pelajaran sekolah sedang berlangsung.

Keduanya dapat dengan mudah mencuri motor di sekolahnya karena telah menggandakan kunci sepeda motor milik teman-temannya yang pernah dipinjam.

Mereka mengaku butuh uang untuk biaya ujian yang tinggal beberapa bulan lagi irfan dan frengky mengaku selama ini tidak pernah diberi uang biaya sekolah oleh orang tuanya karena itu keduanya terpaksa mencuri sepeda motor.

Sementara kaur bin ops polres nganjuk iptu dasiyanto mengatakan polisi sempat kesulitan mengukap karena keduanya tidak menunjukkan gelagat mencurigakan di sekolah aksi mereka terbongkar setelah mereka memodifikasi motor mereka di sebuah bengkel milik informan polisi