Perhiasan Jual Bibit Ikan Koi

Perhiasan Jual Bibit Ikan Koi

Pelaku tindak kriminal memang tidak pernah pandang bulu dan memilih-milih mangsanya. Mereka senantiasa memanfaatkan setiap peluang Jual Bibit Ikan Koi dan kesempatan dari lengahnya korban. Termasuk yang menimpa salah seorang ibu rumah tangga di kawasan dusun Munggalan desa Jual Bibit Ikan Koi kecamatan Kanigoro kabupaten Blitar, yang kehilangan perhiasannya setelah menjadi korban ilmu gendam. Siti Arifah tidak menyangka jika dirinya akan menjadi korban ilmu gendam yang dilakukan oleh seseorang yang ditemuinya dipinggir jalan tak jauh dari rumahnya. Pagi hari sekitar pukul Jual Bibit Ikan Koi 05.00 WIB, seperti biasa Arifah berjalan kaki menuju pasar yang hanya berjarak sekitar 1 km dari rumahnya untuk berbelanja.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba ibu rumah tangga berusia 58 tahun tersebut dikejutkan oleh sebuah mobil Toyota Kijang yang berhenti dan menanyakan alamat seseorang dari desa Munggalan. Korban tidak mengenal Jual Bibit Ikan Koi dengan seseorang yang ditanyakan pelaku. Pelaku kemudian meminta korban untuk naik mobil tersebut. Anehnya, meskipun tidak kenal sama sekali dengan pelaku, korban pasrah dan menuruti perintah pelaku yang berjumlah tiga orang. Kapolres Blitar Jual Bibit Ikan Koi SH SIk melalui Kasubag Humas Polres Blitar AKP Drs. Jual Bibit Ikan Koi menjelaskan jika keseharian korban pukul 05.00 WIB, selalu pergi belanja ke pasar yang berjarak sekitar 1 km dari rumahnya dengan berjalan kaki, dalam perjalanan itulah korban berpapasan dengan mobil jenis Jual Bibit Ikan Koi Kijang. “Sewaktu papasan dengan mobil warna Hijau korban tidak menaruh curiga, baru beberapa saat, mobil kembali menemui korban, untuk menanyakan alamat seseorang. Salah satu penumpang turun dari mobil menanyakan nama seseorang yang alamatnya di desa Munggalan, karena korban tidak mengenal orang yang di maksud, Jual Bibit Ikan Koi korban di ajak naik ke mobil pelaku,” terangnya.

Kepada pihak kepolisian, Arifah menuturkan, di dalam mobil tersebut terdapat tiga orang. Salah satu diantara mereka Jual Bibit Ikan Koi mengenakan pakaian layaknya seorang kiyai. Salah satu pelaku memperkenalkan korban kepada temannya yang berpakaian kiyai yang duduk bersebelahan dengan korban. Saat itu korban mendapat Jual Bibit Ikan Koi penjelasan jika sang kiyai hendak melakukan Jual Bibit Ikan Koi pengobatan terhadap seseorang. Selanjutnya korban bersama tiga orang pelaku terlibat perbincangan. Ditengah-tengah perbincangan mereka, seorang pelaku menyuruh korban untuk melepaskan seluruh perhiasan Jual Bibit Ikan Koi yang dikenakannya, dengan alasan perhiasan tersebut mengandung keringat korban dan dapat mengakibatkan korban terkena santet, jika tidak dilepaskan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *