Ceritaku Sewaktu MOS Yang Paling Mengesankan

Yang paling mengesankan saat masa orientasi siswa baru adalah berkenalan (contoh introduce myself) dengan teman baru di depan kelas pakai bahasa inggris.

Setuju? Saya tahu dalam hati anda tidak 100% setuju dengan saya. Mungkin jawaban yang tersimpan di lubuk hati anda adalah sewaktu perponcloan. Saya akui, itu juga seru tapi satu level di bawah keseruan mencari teman baru.

Ceritaku Sewaktu MOS Yang Paling Mengesankan

“Selamat siang, perkenalkan nama saya Sinta. Saya berasal dari Semarang. Hobi saya adalah menulis puisi dan baca cerpen. Biasanya dalam setahun saya bisa menulis 30 puisi dan membaca 12 cerpen. Saya sangat suka sekali dengan novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Kisah perjalanan anak rantau yang mengejar ilmu jauh dari rumah. Cita-cita saya adalah menjadi penulis seperti Kak Fuad”.

Itulah kira-kira yang ingin saya ucapkan sewaktu mengenalkan diri. Sayangnya, tidak semudah seperti yang saya tuliskan di atas. Alasannya, pembimbing meminta semua siswa untuk mengenalkan dirinya sendiri dengan menggunakan bahasa inggris.

Horor.. Baru masuk, sudah diminta untuk ngomong inggris.

Hmm, gimana caranya ya? Berpikir dan terus berpikir. Satu-satunya jalan adalah googling contoh introduce myself dan buka google translate.

Ketemu..

Ternyata introduction yang saya buat di atas, kalau disampaikan dalam bahasa inggris kurang lebih hasilnya seperti ini :

“Good afternoon, let me introduce myself, my name is Sinta. I am from Semarang. My hobby is writing a poem and read short story. Usually, I can write 12 poems and read 12 short stories in a year. I really like Negeri 5 Menara Novel written by Ahmad Fuadi. The story of a young teenager who study away from home. My dream is to be a writer like Mr Fuad.”

Bayangkan, meskipun terjemahannya sudah keluar di google translate, bagaimana caraku melafalkannya?

Bismillah yang penting maju dan berani. Lagian ini juga mos, belum ada penilaian apapun. Kalau salah juga pasti di koreksi nanti. Anak yang lain juga mesti sama bingungnya dengan saya. Yang penting PD. Itulah yang ada di pikiran saya.

Akhirnya, saya maju. Saya awali dengan senyuman dan salam pembuka. Tidak ada 30 detik, ternyata sudah selesai. Lalu saya tutup dengan kalimat penutup dan mundur kembali ke tempat duduk sambil senyam senyum ke teman sebelah saya.

Rasa dag dig dug jantung ini langsung reda.. Keringat berhenti mengucur.. Giliran teman selanjutnya yang disuruh maju mengenalkan diri di depan kelas..

Setelah semua selesai, pembimbing memberikan beberapa patah kata. Tujuan dari perkenalan tadi adalah untuk saling mengenal dan untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan kalian dalam berbahasa. Hal ini akan menjadi dasar bagaimana pembimbing akan merumuskan metode belajar yang paling tepat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *